Yana Umar Minta Bobotoh Jangan Merugikan Persib Bandung

Yana Umar Minta Bobotoh Jangan Merugikan Persib BandungAkuviking.com Pentolan Viking Persib Club Yana Umar menghimbau bobotoh untuk tidak kembali melakukan aksi pelemparan botol saat pertandingan. Perbuatan tersebut dinilainya tidak hanya akan merugikan Persib Bandung namun juga merugikan bobotoh.

“Ini sebuah pembelajaran bagi semua. Mudah-mudahan tidak terulang. Jangan merugikan Persib dan bobotoh,” ujar Yana.

Seperti diketahui Persib Bandung harus membayar uang denda sebesar Rp 45 juta. Denda tersebut terkait ulah bobotoh pada laga menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 11 Juni 2017.

Hukuman tersebut diputuskan dalam sidang Komisi Disiplin PSSI yang digelar pada Rabu 21 Juni 2017 di Kantor PSSI. Hasil sidang diumumkan melalui keterangan resmi PSSI pada Kamis. Sidang komdis PSSI kali ini merupakan yang ke-8 sepanjang pergelaran Liga 1 2017.

Sebelumnya Maung Bandung juga dijatuhi denda dengan nominal yang sama ditambah larangan atribut pendukung akibat bobotoh masuk lapangan saat Persib kontra Bhayangkara FC di Bekasi. Yana Umar juga mengimbau semua bobotoh agar tetap tenang menyikapi berbagai hal menyangkut Persib. Yana menilai bobotoh perlu memahami perubahan peraturan liga yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

General Coordinator Panpel Persib Budi Bram juga menghimbau kepada Bobotoh untuk tidak mengulangi perbuatan yang bisa merugikan tim. Diharapkan tidak ada lagi pelemparan, menyalakan cerawat, apalagi masuk ke arena pertandingan. Sebab selain beresiko denda\ itu juga bisa mencoreng reputasi Atep Rizal dkk.

“Selaku panpel saya berharap Bobotoh tidak mengulanginya lagi. Sehingga tidak ada lagi sanksi yang bisa merugikan tim. Tetaplah jadi Bobotoh santun di luar dan di dalam stadion,” ujar Bram.

Situs Judi Online | Casino Online | Judi Casino | Live Casino | Situs Judi | Royal Kasino | Situs Casino Terpercaya | Casino Online Indonesia

Yana Umar Minta Bobotoh Jangan Merugikan Persib Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *