Umuh Muchtar Menilai BOPI Menghambat Pengurusan KITAS

Umuh Muchtar Menilai BOPI Menghambat Pengurusan KITASUmuh Muchtar Menilai BOPI Menghambat Pengurusan KITAS

Akuviking.com Manager Persib Bandung Umuh Muchtar menilai BOPI telah menghambat pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) pemainnya. Menurut Umuh sikap BOPI yang mempersulit persyaratan agar pemain asing bisa bermain menunjukkan sikap yang tidak mendukung kemajuan sepak bola di Indonesia.

“Kalau minta rekomentasi ke BOPI dipersulit. Saya kira cukup ke PSSI. Sebaiknya BOPI dilaporkan saja ke presiden. Nantinya dikaji apakah BOPI diteruskan atau dibubarkan. Karena ini sudah menghambat sekali proses legalitas pemain asing,” kata Umuh.

Seperti diketahui BOPI masih belum mengeluarkan surat rekomendasi untuk Michael Essien dan Carlton Cole sebagai salah satu syarat untuk mengurus tenaga kerja asing kepada Kementrian Tenaga Kerja dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

“Semestinya BOPI yang melindungi klub dan atlet luar negeri. Sekarang penggunaan pemain asing bukan hanya sepak bola saja. Banyak orang asing di olahraga lain seperti basket. Tapi kenapa yang ditonjolkan Persib. Ini ada apa?” tanya Umuh.

U‎muh menilai sikap BOPI yang belum mengeluarkan surat rekomendasi untuk pengurusan ke Kemenaker merupakan kesengajaan. Umuh mengaku sudah jauh-jauh hari mengajukan perizinan untuk Essien dan Cole kepada BOPI sebelum laga perdana Liga 1.

“BOPI dibentuk oleh pemerintah dan PSSI lebih tinggi derajatnya dari BOPI. Saya tunduk kepada PSSI karena induk dari Persib Bandung. Kalau BOPI bertindak seperti ini artinya mempermalukan Indonesia di mata negara lain,” kata Umuh.

Menurut Umuh BOPI yang menghambat keluarnya surat rekomendasi sangat merugikan klub-klub yang menggunakan pemain asing.

“Harusnya tidak ada kesulitan dalam pembuatan KITAS. Apalagi semua negara di luar tahu kalau Essien membela Persib dan nama Indonesia kan menjadi terkenal. Tapi sayang dirusak oleh orang kita sendiri. Cukuplah dengan PSSI yang bertanggung jawab,” Kata Umuh.

Umuh Muchtar Menilai BOPI Menghambat Pengurusan KITAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *