Mengenang Gelar Juara Kompetisi Perserikatan 1994 Persib Bandung

Mengenang Gelar Juara Kompetisi Perserikatan 1994 Persib BandungMengenang Gelar Juara Kompetisi Perserikatan 1994 Persib Bandung

Akuviking.com Mengenang 23 tahun yang lalu digelar laga bersejarah bagi kompetisi sepakbola Indonesia. 17 April 1994 adalah tanggal digelarnya pertandingan final kompetisi Perserikatan antara Persib Bandung dan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pertandingan ini merupakan final terakhir Perserikatan karena pada musim 1994/95 kompetisi Perserikatan akan digabung dengan Galatama menjadi Liga Indonesia yang pada akhirnya berubah menjadi Liga 1 Indonesia untuk kasta tertinggi pada musim 2017/18.

Kompetisi Perserikatan pada musim itu menggunakan format dua wilayah. Wilayah barat dihuni oleh Persib, Persija Jakarta, Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang, Persijatim Jakarta Timur, PSDS Deli Serdang, PS Bengkulu, dan PSMS Medan. Sementara di wilayah timur ada PSM, Persebaya Surabaya, Persegres Gresik, PSIS Semarang, Persema Malang, PSIR Rembang, PSIM Yogyakarta, dan Persiba Balikpapan.

Pada kesempatan itu Persib Bandung keluar sebagai juara terakhir Perserikatan setelah mengalahkan juara bertahan PSM Makassar dua gol tanpa balas. Dua gol kemenangan Persib yang saat itu dilatih Indra Thohir dicetak Yudi Guntara pada menit ke-26 dan Sutiono Lamso menit ke-71.

Perjalanan Persib untuk meraih gelar juara kala itu cukup mulus. Maung Bandung menjuarai wilayah barat dengan mengoleksi delapan kali menang, lima seri dan sekali kalah. Memasuki babak delapan besar dari tiga laga yang dijalani Persib Bandung berhasil meraih dua kali kemenangan dan satu imbang.

Lolos ke semifinal Persib bertemu dengan musuh berbuyutannya yaitu Persija. Persib akhirnya berhasil mengalahkan Persija lewat adu tendangan penalti skor 5-4. Sementara di semi final lainnya PSM Makassar yang menjadi runner up di bawah Persib pada babak delapan besar menaklukkan Persebaya dengan skor tipis 1-0.

Generasi ini disebut sebagai generasi emas tim Maung Bandung karena pada saat itu skuat Persib dihuni para pemain berpengalaman yang dipadukan dengan para pemain muda berbakat lokal daerah seperti Mulyana, Asep Sumantri, Hendra Komara, Robby Darwis dan Asep Dayat yang sempat membela timnas Indonesia di Pra Olimpiade 1996. Saat itu yang menjadi salah satu asisten pelatih Persib adalah Djadjang Nurdjaman yang saat ini menjadi pelatih Maung Bandung.

Mengenang Gelar Juara Kompetisi Perserikatan 1994 Persib Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *