Viking Sambut Positif Ajakan Dialog The Jakmania

Viking Sambut Positif Ajakan Dialog Dari The JakmaniaAkuviking.com Dirigen Viking Persib Club Yana Umar menyambut positif ajakan dialog dari Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief untuk berdialog dengan Viking. Yana mengaku siap memperbaiki hubungan buruk yang selama ini terjalin antara para pendukung Persib dan Persija.

Seperti yang diketahui kedua kelompok suporter dengan basis masa terbesar ini kerap bentrok. Akibat bentrok kedua kelompok suporter itu, tak jarang banyak menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan bahkan korban jiwa.

Yana berharap pertemuan tersebut dilakukan setelah laga Persib vs Persija pada 22 Juli 2017. “Kami menyambut baik rencana keinginan Ketum The Jakmania Ferri Indrasyarief untuk melakukan pertemuan tapi sebaiknya dilakukan setelah laga Persib melawan Persija Juli nanti,” ucap Yana.

Para pengurus Viking akan melakukan koordinasi internal dulu membahas ajakan dialog dari Ketua Umum The Jakmania tersebut. Sebab pada dasarnya para pengurus Viking Persib Club koordinasi terus berjalan. Namun untuk menjalin koordinasi dengan distrik-distrik Viking harus diagendakan dulu.

“Kami juga harus melakukan pertemuan lebih dulu dengan seluruh distrik Viking. Rencananya setelah lebaran kami akan mengundang seluruh perwakilan distrik untuk diskusi dan berembuk membahas soal keinginan Ketum The Jakmania,” ujar Yana.

Apabila sudah ada kesepakatan antara pengurus dan seluruh distrik, Yana menyatakan pihaknya siap melakukan pertemuan dan dialog dengan Jakmania. Selanjutnya Yana menyerahkan mekanisme beserta tempat pertemuan kepada The Jakmania.

“Masalah tempat pertemuan kami serahkan ke Jakmania saja. Selain itu saya juga menunggu dulu komunikasi langsung dengan Ferry jangan melalui media sosial,” ucap Yana.

Pemain Persib Bandung Tony Sucipto juga mendukung niatan baik dua kelompok suporter Viking dan The Jakmania untuk membuka dialog damai. Tony berharap keinginan tersebut secepatnya terealisasi, mengingat rivalitas kedua suporter sudah melebihi batas kewajaran.

“Tanggapannya semoga itu terealisasi karena nyawa lebih mahal dari sepakbola, intinya rivalitas 90 menit oke tapi nyawa lebih penting,” kata Tony.

Tony yang juga sempat berseragam Persija ini menilai fanatisme kedua suporter memang sangat tinggi dalam mendukung tim. Namun Tony menyayangkan jika hal itu memakan korban. “Kedua pihak bisa duduk bersama, ketuanya juga. Supaya tidak ada masalah ke akarnya mengikuti,” kata Tony.

Viking Sambut Positif Ajakan Dialog Dari The Jakmania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *