Kapan Permusuhan Supporter Persib dan Persija Dimulai ?

Kapan Permusuhan Supporter Persib dan Persija Dimulai ?

Akuviking.com Permusuhan suporter Persib dan Persija – Tentu masih teringat jelas di benak anda semua kisruh yang melibatkan antara suporter Persib Persija tiap laga pertandingan yang melibatkan keduanya. Anda juga pasti tahu peristiwa bus para bobotoh yang sempat dilempari batu oleh para Jak Mania beberapa waktu lalu saat perhelatan piala Presiden 2015.

Mungkin, perstiwa ricuh yang terjadi di Sleman saat Persib kontra Persija dalam laga Liga Indonesia 2014. Peristiwa tersebutlah yang membuat kedua tim harus merasakan hukuman tidak boleh menggunakan atribut apa pun selama berada dalam stadion.

 

Sebenarnya Apa Dasar Permusuhan Suporter Persib dan Persija Hingga Sekarang ?

Menurut berbagai sumber, awal mula permusuhan suporter Persib Persija bermula pada tahun 2000an saat Liga Indonesia 6 dimulai. Terjadi kericuhan di stadion Siliwangi, Bandung, saat pertandingan kandang antara Persib dengan Persija. Beberapa oknum bobotoh menghampiri pendukung Jak Mania dengan sedikit kurang simpatik.

Akibat hal tersebut, pecahlah kericuhan yang mengakibatkan beberapa orang terluka, kaca mobil pecah hingga lemparan batu dari kedua belah pihak. Sejak saat itu, saling serang rombongan suporter Persib Persija pun sering anda dengar sebab permusuhan mereka layaknya air dengan minyak yang tidak akan pernah bersatu.

Puncak dari permusuhan tersebut adalah saat diadakan kuis di Indosiar hingga saling adu pukul. Penyerangan Jak Mania pada suporter Persib di tol Kebun Jeruk pun semakin menambah daftar runyam perselisihan antara suporter Persib Persija tersebut. Hingga saat ini, sudah tak tercatat berapa lagi kasus kericuhan antar suporter yang bahkan menewaskan beberapa orang.

Sampai saat ini, permusuhan antara pendukung dua klub besar di Indonesia tersebut menjadi semacam El Classico Indonesia layaknya fans Real Madrid dan Barcelona.

Namun, yang patut dicontoh dari El Classico adalah minimnya bentrokan fisik sebab permusuhan mereka hanya sebatas di lapangan. Madridista bisa datang ke Barcelona sedangkan Barcelonista pun bisa datang ke Madrid untuk menyaksikan klub kebanggaan mereka. Hal yang tidak serupa dengan suporter Persib Persija.

Semoga saja permusuhan kedua suporter Persib dan Persija bisa segera berakhir, ya. Mengingat kedua tim saja berjabat tangan saat hendak bertanding masa para pendukung malah saling bermusuhan. Semoga saja kedua suporter bisa saling memaafkan dan menjadi suporter yang baik untuk kedua belah klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *