Persib Dan Persija – Mengapa Saling Berseteru ?

Ada Apa Antara Persib Dan Persija ?

Akuviking.com Persib dan Persija- Bukan menjadi suatu yang tabu lagi bahwa suporter dari kedua kubu sepak bola terkenal Persib dan Persija, tidak saling akur mereka saling bermusuhan. Setiap permasalahan pasti ada sebabnya, begitupun dengan kedua kubu sepak bola kuat Indonesia ini. Mereka sudah saling bermusuhan mulai tahun 2001 dan berlanjut hingga sekarang.

Bandung adalah tempatnya cabang sepak bola yang banyak memikat penggemar yang sangat fanatik. Sepak bola sudah beranak pinak di Bandung sejak tahun 1930, sehingga wajar saja kalau suporter Bandung adalah suporter fanatik.

Sedangkan untuk Persija yang berasal dari ibukota Jakarta, sempat hilang dari hati pendukungnya pada tahun 90-an. Sutiyoso yang saat itu menjabat Gubenur sangat khawatir dan membuat satu grub suporter dan diberi nama The Jakmania dan Gugun Gondrong adalah ketuanya.

Tahun 2000-an, suporter dari Persib dan Persija bersahabat baik. Permusuhan suporter Persib dan Persija mulai berobar, ketika di tahun 2001 diadakan pertandingan antara Persib melawan Persija yang diselenggarakan di Stadion Siliwangi. Banyak The Jakmania yang datang ke Bandung demi mendukung tim sepak bola andalannya.

Saat itu The Jakmania oleh penitia penyelenggara diberikan jatah tribun dan mereka menempati tribun tersebut. Namun hal itulah yang membuat sebagian Viking merasa tidak senang. Para viking pun merasakan adanya perlakukan yang tidak enak ketika Persib bertemu dengan Persijatim di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.

Selesai pertandingan antara Persib dan Persija, ketika diperjalanan pulang para The Jakmania di keroyok oleh beberapa Viking. Hal itu yang membuat The Jakmania semakin kesal, karena saat di Stadion Siliwangi tidak semua The Jakmania bisa masuk dan saat pulangnya diserang dengan cara dilempari batu.

Perselisihan terus berlanjut

Akibat rasa tidak terima dari pihak kedua pihak mereka saling serang dan kerusuhan pun terjadi. Kerusuhan bisa terhenti saat diturunkan ratusan polisi untuk membubarkan mereka. Mulai saat itu sampai sekarang aroma permusuhan antara suporter Persib dan Persija, yaitu Viking dan The Jakmania semakin tercium jelas dan berlanjut hingga saat ini.

Pengeroyokan juga terjadi kepada pihak Viking setelah acara di salah satu stasiun televisi. Dalam acara tersebut viking mampu mengalahkan The Jakmania. Dan dalam pengumuman pemenang tersebut terjadi pemukulan dari pihak The Jakmania kepada Viking.

Kerusuhan pun tidak sampai disitu saja, saat pulang para viking dihadang mobil yang di duga pihak dari The Jakmania. Sebab permasalahan di atas suporter Persib dan Persija terus bermusuhan dan seakan-akan berlanjut sampai sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *