3 Fakta di Balik Kekalahan Persib Bandung Atas PSMS Medan

3 Fakta di Balik Kekalahan Persib Bandung Atas PSMS Medan3 Fakta di Balik Kekalahan Persib Bandung Atas PSMS Medan

Akuviking.com Kekalahan Persib Bandung atas PSMS Medan dengan skor 2-0 menjadi kejutan dalam laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 21 Januari 2018. Kekalahan tersebut membuat Persib kini tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A Piala Presiden 2018 dengan 3 poin. Sementara PSMS berdiri kokoh di puncak klasemen dengan 6 poin.

Tampil di depan ribuan bobotoh PSMS yang dihuni mayoritas pemain muda justru memperlihatkan performa apik. Walau digempur habis-habisan oleh Persib Bandung, mental pemain tim Ayam Kinantan tak goyah. Anak asuh Djadjang Nurdjaman ini justru tampil lebih percaya diri dan kerap merepotkan Persib dengan serangan balik cepat.

Selain itu PSMS juga memiliki beberapa peluang dari eksekusi bola mati. Dua gol yang tercipta pada laga itu juga terjadi dari eksekusi bola mati dan serangan balik. Kemenangan itu jadi sebuah kejutan karena PSMS Medan berstatus tim promosi dan kuda hitam di grup yang disebut grup maut ini.

Evaluasi total menjadi harga mati bagi Persib Bandung di laga terakhir kontra PSM Makassar. peluang untuk kembali memuncaki klasemen Grup A jelas sulit bagi Persib. Namun setidaknya itulah pertaruhan terakhir Maung Bandung untuk menjadi runnner up dan lolos langsung ke babak 8 Besar Piala Presiden 2018.

Di balik semua itu ada sejumlah fakta menarik yang layak disoroti di balik kekalahan Persib Bandung atas PSMS Medan. Berikut rangkumannnya:

1. Pembuktian Djadjang Nurdjaman

Djadjang Nurdjaman mendapat sorotan besar dalam laga yang disebut sebagai El Clasico Indonesia itu. Djanur yang mengundurkan diri dari Maung Bandung pada Liga 1 2017 mampu memberikan bukti sebagai pelatih bertangan dingin. Di depan ribuan bobotoh Djanur menunjukkan kelasnya sebagai pelatih yang mampu meracik tim dengan skuat sederhana.

2. Pembuktian Antony Putro Nugroho

Antony Putro Nugroho tampil konsisten dengan mencetak dua gol semenjak laga pertama PSMS Medan. Penampilan apik Antony juga menjadi ajang pembuktian dirinya yang tak mendapat banyak kesempatan di klub sebelumnya Bhayangkara FC. Antony mengaku senang berseragam PSMS dan ia pun berterima kasih kepada Djadjang Nurdjaman yang memberinya kesempatan bermain.

3. PSMS Medan Bermain Lebih Efektif

Persib Bandung memang unggul dalam penguasaan bola. Berdasarkan statistik Maung Bandung menguasai 59 persen berbanding 41 persen. Akan tetapi tim Ayam Kinantan bermain lebih efektif. PSMS Medan menciptakan enam peluang dan dua berbuah gol. Sementara Persib menciptakan tujuh peluang dan tak ada satupun yang berhasil.

3 Fakta di Balik Kekalahan Persib Bandung Atas PSMS Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *